MORNING KISS

Author: Chielicious.

Cast: 

  • Lee Taemin.
  • Choi Sulli.

Genre: Romance, Family.

Warning: Short Fic. Taelli Story. Abal. Typo. Bahasa berantakan tidak sesuai EYD. Pendek. Gaje. Dan segala ke-abal-an ada dalam fic saya.

Disclaimer: Taemin dan Sulli punya Tuhan yang dititipin ke emak sama bapaknya.

The original story from my brain.

DO NOT COPY THIS STORY.

Kalo tetep di copy juga meskipun saya nggak tahu, tapi Tuhan yang tahu dan DOSA tanggung sendiri di akhirat.

Read, like and leave a comment. Selamat membaca ^^

***

Morning Kiss

Cahaya matahari pagi di musim semi menembus celah gorden berwarna cream itu. Bias cahayanya mengenai seorang yang sedang terlelap di atas ranjang yang berada tepat di sebelah jendela. Meskipun pagi ini sudah ramai oleh kicauan burung di luar sana, tetapi sepertinya tubuh seorang namja yang terbaring di ranjang itu masih enggan beranjak dari tidurnya. Dia malah membenamkan tubuhnya lebih dalam lagi ke dalam selimut yang hangat.

Sesaat kemudian, ia menyibak selimutnya dan mencari sesuatu yang ada di dekatnya. Ah, bukan sesuatu, seseorang tepatnya. Namja itu meraba-raba sebelahnya yang ternyata kosong dan tak ada siapa-siapa. Dia tak menemukan seseorang yang semalam terbaring di sampingnya.

Dengan nyawa yang belum terkumpul 100%, namja tampan itu bangun dan berjalan keluar kamar berharap ia akan menemukan seseorang yang ia cari di luar kamarnya.

***

Tuk tuk tuk

Terdengar suara antara pisau, papan alas pemotong dan objek yang di potong saling beradu yang bersumber dari dapur mension besar itu. Seorang yeoja cantik nampak sedang bersemangat sekali menyiapkan sarapan untuk keluarga kecilnya.

Ia tersenyum ketika hasil masakannya sudah jadi dan tertata rapi di piring.

“Selesai.” Senyumnya puas melihat hasil karyanya. Lalu dengan cekatannya, tangan wanita itu mengambil sesuatu dari lemari kecil dia atasnya.

Pagi ini, mention besar itu masih sepi. Si suami dari wanita itu sepertinya masih tertidur di kamar mereka karena kecapean bekerja keras untuk kelangsungan hidup mereka tentunya. Dan anak-anak, tentu masih belum bangun.

Tiba-tiba sebuah tangan memeluknya dari belakang saat wanita berambut panjang itu menuangkan air dalam dua botol susu di depannya.

“Oppa, kau mengagetkanku.”

“Aish, jagiya kenapa kau membiarkanku tidur sendirian hm?”

“Aku harus membuat sarapan.” Yeoja itu tersenyum manis, sambil mengaduk susu yang ada di depannya.

Namja itu malah mengeratkan pelukannya. Sepertinya ia sangat nyaman dengan posisinya sekarang. “Oppa, lepaskan pelukanmu.”

“Aniya Sulli-ah, aku mau terus seperti ini.” Namja itu terus memeluknya.

“Ya! Taemin oppa, jika kau tak melepaskan pelukanmu aku akan menciummu.” Canda yeoja cantik bernama Sulli itu.

Namja yang memeluknya membalikkan posisi istrinya, dan sekarang mereka saling bertatapan. “Jinja? Kalau begitu aku mau terus begini supaya kau menciumku.” Jawab Taemin menyeringai.

“Ya, oppa!

Cup. Tiba-tiba sebuah ciuman singkat mendarat di bibir Sulli. “Good morning, jagiya.” Kata Taemin sambil tersenyum manis. Tangannya masih melingkar di pinggang Sulli.

Awalnya Sulli kaget dengan ciuman Taemin yang tiba-tiba, lalu dia balas tersenyum. “Good morning, oppa.” Balasnya.

“Saranghaeyo.” Bisik Taemin semakin mempererat pelukannya. Taemin mendekatkan wajahnya ke wajah Sulli.

“Na do, sarangh-..” Taemin memiringkan kepalanya, dan seketika ia menangkap bibir istrinya dengan bibirnya.

Long kiss in the morning.

Aigo, pasangan muda yang sedang dimabuk cinta sampai-sampai mereka sepertinya tak sadar kalau ini berada di dapur.

Tiba-tiba terdengar suara tangisan anak kecil dari lantai atas rumah mereka.

“Aigo, sepertinya ada panggilan untuk kita.” Taemin melepaskan ciuman dan pelukannya pada Sulli.

Sulli tersenyum malu. Ya, Sulli sudah berapa lama kau menikah dengannya sedangkan berciuman seperti tadi masih membuat wajahmu semerah tomat.

“Ah, ne. Kajja.” Sulli menggandeng tangan Taemin dan menariknya menuju kamar putra mereka.

Sulli membuka pintu yang di permukaannya menggantung  papan kecil bertuliskan nama ‘Lee Daehyun, Lee Sooyun’ itu. Bau khas bayi langsung menguar dari dalam ruangan itu ketika pintu berwarna cream itu terbuka. Dihampirinya ranjang bayi yang berada di dalam ruangan diikuti dengan Taemin dibelakangnya.

Sulli mengangkat gadis kecil berumur 10 bulan itu dari ranjangnya. “Tenang ya sayang ini eomma.” Kata Sulli menenangkan Sooyun yang menangis karena terbangun dari tidurnya dalam pelukannya dengan penuh kelembutan.

Sooyun masih menangis. Lalu Taemin meminta Sooyun dari gendongan istrinya dan langsung menggendong Sooyun.

“Aigo, uri Sooyun-nie, anak appa mimpi buruk ya? Cup cup.” Kata Taemin yang berusaha menenangkan supaya Sooyun tidak menangis lagi. Ya, memang sedikit susah mendiamkan bayi yang menangis karena terbangun dari tidurnya.

Tapi ajaibnya setelah berada di pelukan Taemin, Sooyun langsung tenang dan tidak menangis lagi. Sentuhan seorang Lee Taemin mengandung magic sepertinya. “Anak appa pintar.” Kata Taemin setelah putri kesayangannya tenang sambil terus menimangnya.

Sesaat kemudian, terdengar satu tangisan lagi berasal dari ranjang bayi yang satunya. Sekarang Sulli yang menghandle satu lagi putranya. “Aigo, Daehyun oppa ikut bangun juga ya.”

***

Mereka sudah ada di meja makan sekarang, setelah berhasil menenangkan kedua malaikat kecil mereka. Di hadapan Taemin sudah tersedia sarapan sederhana buatan Sulli. Sepiring nasi goreng dan segelas susu, tak lupa Kimchi yang harus ada di meja setiap mereka makan. Dua malaikat kecil mereka duduk di kursi bayi di sebelah kanan Sulli.

Sulli mulai menyuapi dua malaikat kecilnya dengan bubur di mangkuk kecil yang ada di tangannya. Dan Taemin memandang makanan dihadapannya dengan tatapan lapar.

“Oppa, kau belum gosok gigi.”

Taemin nyengir menampakkan deretan giginya. “Aku sudah lapar Sulli-ah.”

“Ani, kau harus gosok gigi dulu.” Tatap Sulli ke arah suaminya yang sedang memandangnya dengan puppy eyesnya.

“Baiklah.” Taemin menyerah, dan segera beranjak menuju kamar mandi.

Setelah Taemin kembali dari kamar mandi, ia langsung menyerbu sarapan yang ada dihadapannya.

“Pelan-pelan oppa, nanti kau tersedak.”

Taemin tersenyum. Ia menghentikan suapannya.

“Sulli-ah..”

“Ah, ne.” Sulli menghentikan kegiatannya menyuapi si kecil Sooyun dan Daehyun.

“Gomawo.” Kata Taemin.

“Untuk?”

“Semuanya. Perhatianmu, kasih sayangmu, cintamu, semuanya.” Sulli tersenyum mendengar Taemin berkata seperti itu. Entah kesambet setan mana, pagi-pagi begini ia sudah sok-sok romantis.

“Terima kasih juga karena kau, aku bisa memiliki mereka.” Lanjut Taemin, matanya memandang kearah dua malaikat kecil nan lucu di sebelah Sulli.

Sulli tersenyum sekali lagi, “Ne, cheonma oppa.”

Taemin menggeser kursi yang didudukinya tepat di sebelah kiri kursi Sulli. “Sulli-ah..”

“Ne?”

“Saranghaeyo. Jeongmal saranghaeyo.”

“Na do saranghaeyo, oppa.”

Tanpa di sadari oleh Sulli, Taemin langsung mengecup bibir Sulli singkat. “Ya! Oppa!”

Taemin lagi-lagi hanya nyengir melihat ekspresi kesal istrinya, karena ia sudah mencuri ciuman paginya.

THE END

***

Fic gagal!!

Saya lagi-lagi menambah daftar fic gaje saya. Saya tiba-tiba ketiban ide seperti ini saat saya ngerjakan tugas Trigger Case hehe

Tiba-tiba saya pengen buat fic yang memperlihatkan sisi perhatian dari seorang Sulli. Dan jadilah fic yang sangat tidak jelas seperti ini.

Ya sudahlah kalau begitu daripada saya ikutan nggak jelas kayak gini, dan nantinya pasti kalian juga ikutan jadi nggak jelas juga.😀

Jeongmal gamsahabnida sudah membaca #bow

Readers, saya boleh minta comment? ^^

8 thoughts on “MORNING KISS

  1. Kayanya author suka dan jago bgt nih ya bikin ff genre family ^^
    Author line brp sih?
    Ffnya bagus2 nih!! Kata2nya bagus enak dibacanya ^^
    Anak Taemin sm Sulli itu kembar yah?😀

  2. kayaknya aku bacanya salah urutan deh. ini mereka baru punya anak 2. nah yang cerita lainnya anaknya udah 3 haha. ceritanya kayak bersambung. hoho

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s