FOOL

바보 (Fool)

CHIELICIOUS © 2012

Main Cast:

  • Byun Baekhyun
  • Shin Yoonjo

Genre: Romance, Teenagers

Rating: PG-Rated

Warning: Oneshot. Typo. Don’t Like, Don’t Read.

Disclaimer: The original story from my brain. Plot belong to me. Baekhyun and Yoonjo belong to God.

DILARANG BASHING CHARA.

NOT FOR THE SILENT READER.

DO NOT COPY THIS STORY.

Any complaint please mention me @ciicucil

***

Pemuda itu hanya menunduk, di depannya sebuah buku tebal sudah ia baca hampir separuh dari lima ratus halaman. Di sekelilingnya, kelas sedang gaduh seperti biasa sebelum pelajaran dimulai. Tapi Byun Baekhyun tampak sama sekali tak tertarik membuat keributan layaknya yang dilakukan kebanyakan teman-temannya. Masih ada sepuluh menit lagi sebelum pelajaran dimulai, Baekhyun membuka lembar catatannya, lalu membacanya beberapa kali. Kebiasaannya setiap sebelum pelajaran dimulai memang begini, maka dengan begitu ia bisa mereview kembali pelajaran yang sudah diberikan guru padanya.

Kelas itu masih dalam keributan. Beberapa anak perempuan mengobrol dengan asyiknya. Dan anak laki-laki bermain dan bercanda tanpa peduli mereka sudah membuat gaduh kelas itu. Seoul International High School, sekolah ini memang layaknya sekolah menengah seperti biasa. Hanya saja gelar ‘International’ itu menuntut pada siswanya harus bisa menghasilkan prestasi yang lebih. Ya, dengan kata lain siswa di sana adalah kategori siswa-siswa yang pintar.

Masih serius menekuni buku di hadapannya, Baekhyun tak peduli dengan sekelilingnya. Memang terlihat aneh untuk dikatakan normal menurut mereka. Tapi, menurut Baekhyun harusnya yang normal itu yang sepertinya, dan membuat keributan setiap saat itu justru tidak normal dan membuang waktu. Hal yang tidak berguna kenapa harus dilakukan setiap hari, setidaknya waktunya lebih bermanfaat dari pada teman-temannya yang selalu menyiakan waktu untuk hal yang tidak penting.

Sepuluh menit berlalu, dan akhirnya seorang wanita paruh baya masuk ke dalam kelas. Kelas yang semula gaduh tak beraturan, mendadak menjadi senyap. Baekhyun menutup bukunya, ia tahu Jung seongsaem-nim –wanita paruh baya itu pasti sudah datang untuk mengajar pelajaran English pagi ini. Pemuda berkacamata itu membenarkan letak kacamatanya, lantas mendongak ke depan. Ia menemukan suatu yang kurang, dan ia baru menyadarinya.

Tepat di depannya, bangku itu masih kosong. Entah kemana pemiliknya. Ya! Apakah hari ini dia tidak masuk sekolah? Kemana dia?

Terdengar derap langkah cepat dari luar kelas, ah bisa dikatakan itu derap langkah seseorang yang sedang berlari. Seorang gadis manis berambut panjang terjurai muncul tepat setelah Jung seongsaem-nim memulai salamnya kepada para siswa di kelas itu. Wajahnya terlihat sangat lelah, ya mungkin karena ia berlari saat menuju ke kelas.

Jeosonghamnida seongsaem-nim, ups,” hey, padahal Jung seongsaem-nim mewajibkan siswanya berkomunikasi memakai bahasa inggris ketika pelajarannya, meskipun pada pelajaran yang lain juga memakai bahasa inggris kewajiban, karena tentu saja ini adalah sekolah internasional. “I’m so sorry Miss Jung, I’m late, hari ini saya kesiangan,” katanya masih dengan napas yang tidak teratur.

Jung seongsaem-nim, wanita paruh baya itu hanya tersenyum manis, “Nevermind, Yoonjo. Okay, let’s start this English class. Open your exercise book at page 102, I’ll give you 10 minutes to understand the story and we’ll do the test.

Cepat-cepat Yoonjo menuju ke bangkunya. Ya, bangku yang kosong di depan Byun Baekhyun itu milik Shin Yoonjo, gadis berambut panjang dengan senyuman yang sangat manis. Yoonjo meletakkan tasnya dan menoleh ke belakang sempat tersenyum manis pada Baekhyun yang sudah siap membaca bukunya. Seketika itu juga dunia serasa berhenti bagi Baekhyun, entah kenapa senyuman itu bagai sebuah senjata untuk melumpuhkannya.

Bagus, konsentrasinya terpecah sudah karena seorang Shin Yoonjo. Ia merasa ini adalah kelemahan terbesarnya. Yoonjo membuat semua kepintarannya hilang seketika. Ia akan bodoh ketika gadis di depannya itu tersenyum ke arahnya.

Ia terlihat bodoh hanya karena jatuh cinta.

Jatuh cinta bisa membuat siapa saja tampak bodoh, bukan? Bahkan orang sepintar Byun Baekhyun yang  mempunyai IQ di atas rata-rata dan selalu mendapatkan nilai yang sempurna di kelas pun mengaku bodoh karena jatuh cinta.

Gadis itu duduk dan mulai membaca bukunya, Baekhyun pun melakukan hal yang sama. Lima menit berlalu, Baekhyun kembali menatap punggung gadis berambut panjang itu. Dari bangkunya ia selalu puas menatap punggung Yoonjo. Dari bangkunya yang tepat berada di belakang Yoonjo juga, pemuda pintar itu bisa melihat senyum si gadis diam-diam. Mengaguminya secara rahasia.

***

“Boleh aku menjadi partner-mu?”

Baekhyun mendongakkan kepalanya, mendapati senyuman seorang gadis manis yang selalu membuatnya tak bisa berkonsentrasi dengan baik. Matanya membulat tak percaya. Oke, ia yakin ia pasti tampak sangat bodoh dihadapan gadis itu.

“Eh?” hanya sebuah respon singkat karena masih belum percaya. “Kau mau jadi partnerku?”

“Tidak boleh, ya?” gadis itu menampakkan sedikit raut kecewa.

Aish, ayolah Yoonjo-ya jangan memperlihatkan muka yang seperti itu di depanku. Batin Baekhyun bergejolak.

“Eh, mak-sudku bukan begitu. Boleh kok boleh, silahkan,” kata Baekhyun disambut senyuman lebar yang amat manis oleh Yoonjo.

“Jinja? Terima kasih, aku akan menjadi partner terbaikmu,” kata gadis itu riang.

Ya, hari ini guru biologi mereka memberi tugas melakukan sebuah penelitian sederhana tentang kandungan karbohidrat, glukosa dan protein pada makanan. Setiap kelompok terdiri dari dua orang anak, dan mereka boleh memilih sendiri siapa yang menjadi partner mereka. Kali ini Baekhyun tak menyangka Yoonjo sendiri yang akan meminta menjadi partnernya. Sempat terbersit sebuah pikiran untuk meminta Yoonjo untuk menjadi partnernya kali ini, tapi ia urungkan karena pasti ia lebih memilih siswa lain.

Mereka berdua mulai berjalan beriringan menuju laboratorium biologi yang terletak di seberang gedung dimana kelas mereka berada. Canggung, ya sedikit. Ia merasa lebih aneh lagi dari sebelumnya. Baekhyun meruntuki dirinya sendiri, tak bisakah ia terlihat normal dan bersikap layaknya kepintarannya di depan gadis ini? Bahkan kepintaran itu seolah menguap entah kemana.

Sepanjang jalan Yoonjo dengan cerianya berceloteh menunjukkan ke-excited-annya pada Baekhyun yang hanya tersenyum melihatnya. Sebenarnya ia juga senang, sangat senang malah. Demi apa pun ini sebuah keajaiban yang tak pernah ia sangka. Mempunyai kesempatan lebih dekat dengan gadis yang disukai sejak setahun yang lalu, rasanya tak telukiskan. Dia memang pandai dalam segala mata pelajaran, tapi entahlah, Baekhyun merasa tak pandai menunjukkan rasa bahagianya pada saat seperti ini.

***

“Sudah kau catat hasil praktikum tadi, kan?”

“Hn,” angguk Yoonjo sambil tersenyum lebar.

Entah kenapa Baekhyun merasa gadis itu tak henti-hentinya tersenyum sepanjang praktikum bersamanya, sedangkan dirinya merasa awkward dan aneh sendiri. Baekhyun membalas senyuman itu takut-takut, berusaha bersikap manis di depan gadis yang disukainya. Tapi ia sendiri malah merasa aneh dan bodoh.

“Nanti kita jadi mengerjakan laporan praktikum bersama, kan?” ujar Yoonjo. “Bagaimana jika nanti pulang sekolah kita langsung ke perpustakaan kota? Di sana pasti banyak buku referensi, dan kita juga bisa mendapat referensi dari jurnal internasional,” lanjut gadis itu excited.

“Ah, ne,” oke, ini bukan kebiasaan Byun Baekhyun yang biasa. Ia yang biasa mendominasi kelompok, memimpin anggota kelompok yang lain, memberikan solusi-solusi yang pintar. Tapi, entah kenapa kali ini merasa ia tak bisa menjadi leader team seperti biasanya. Mungkin karena partnernya adalah si gadis manis bernama Shin Yoonjo.

Lucu, ya, sudah pernah dikatakan, bukan? Ketika kau sedang jatuh cinta pada seseorang, kebodohan bisa saja menjadi syndrome pada siapa saja termasuk yang ber-IQ di atas rata-rata sekalipun.

Yoonjo tersenyum lebar, “great! Aku yakin dengan ini kita akan mendapat nilai tinggi. Ya kan, Baekhyun-ah?”

Baekhyun hanya bisa tersenyum. Jika Yoonjo terus tersenyum seperti itu, ia yakin tak butuh waktu lama jantungnya akan takikardia. Untuk kesekian kalinya ia merasa bodoh di depan gadis yang ia sukai.

***

“Glukosa mempunyai ikatan kimia yang kompleks, jadi..”

Belum selesai Baekhyun menjelaskan, Yoonjo sudah memotong pembicaraannya.

“Diibaratkan seperti sebuah cinta sejati, yang mempunyai ikatan kompleks satu sama lain, tidak mudah dipecah, layaknya ikatan glukosa.”

Baekhyun membulatkan matanya, tak percaya. Kenapa gadis ini tiba-tiba membicarakan cinta? Yoonjo hanya nyengir, menampakkan deretan giginya.

“Ahaha, itu hanya selingan, ayo kita lanjutkan.”

Baekhyun kembali tenggelam ke dalam beberapa buku referensi yang ia dapat, sedangkan Yoonjo mencatat apa yang di jelaskan oleh Baekhyun. Terkadang mereka terlibat dalam diskusi kecil, menyamakan persepsi tentunya.

Baekhyun sedikit mencuri pandang ketika Yoonjo sibuk mengetik laporan mereka dengan laptop di depannya. Si gadis tersadar jika ia sedang diperhatikan pemuda di depannya. Ia hanya tersenyum tipis. Baekhyun pun tak sadar kalau dia sudah ketahuan.

“Baekhyun-ah, next chapter, kurang satu bab lagi dan laporan kita selesai.”

Ya! Yoonjo-ah, kapan kau akan berhenti tersenyum? Aku bisa gila jika terus begini, batin Baekhyun.

Tak mau terlihat sedang memperhatikan diam-diam, Baekhyun cepat-cepat kembali ke buku di depannya. Berpura-pura membaca, padahal jika Yoonjo tahu jantungnya sudah mulai berdetak abnormal. Yoonjo tahu Baekhyun sedang berusaha mengalihkan perasaannya. Bersikap seolah-olah tak terjadi apa-apa pada dirinya ketika berhadapan dengan seorang gadis. Dasar namja bodoh.

Yoonjo memperhatikan Baekhyun yang sedang pura-pura serius dengan bacaannya. “Mwoya?” kata Baekhyun tiba-tiba.

“Ah, ani obseo.”

This time to awkward moment.

Bagus, mereka berdua masuk dalam momen canggung yang mereka buat sendiri. Yoonjo yang takut-takut memandang Baekhyun, sedangkan Baekhyun yang mulai merasa tak bisa mengendalikan debar jantungnya.

“Yoonjo-ah.”

“Baekhyun-ah.”

Ups, bahkan mereka memanggil satu sama lain secara bersamaan.

“Kau duluan,” kata Baekhyun.

“Aniyo, kau duluan,” balas Yoonjo.

Keringat dingin mulai membasahi telapak tangannya. Baekhyun tak bisa mengendalikan debaran jantungnya yang terlampau cepat lagi. Hal-hal yang rasional di otaknya seperti menguap entah kemana.

“Baiklah, Yoonjo-ah anu-.. err-..”

Ya! Bukan saatnya kau tampak bodoh, Baekhyun-ah. Kau itu siswa pintar. Come on show your love. Tapi, lidahnya begitu kelu untuk mengungkapkan sesuatu itu. Sepertinya IQ tinggi pun tak bisa menolong dalam hal cinta.

Yoonjo pun masih menunggu, “Yoonjo-ah, aku..aku..”

Masih tidak keluar juga kata itu, aish. Lagi-lagi Baekhyun meruntuki kebodohannya dalam hal cinta, mau mengungkapkannya saja susah sekali.

“Aku menyukaimu, Shin Yoonjo,” katanya tiba-tiba, lalu kembali menunduk. Sekarang ketakutan ditolak pun muncul.

“Ahaha, akhirnya,” Yoonjo tertawa pelan.

“Err- ini memang memalukan, tapi jika kau menolakku juga tak apa.”

Finally, kau mengatakannya juga. Baekhyun-ah, kau tahu? Aku menunggu kata itu sejak setahun yang lalu.”

“Mwo-mwoya?”

“Ya! Babo gateun namja, perasaan seorang gadis itu lebih peka. Aku menyukaimu sejak setahun yang lalu, dan beberapa bulan yang lalu aku baru sadar kau selalu memperhatikan aku. Ya, bodohnya aku baru menyadari itu. Aku ingin selalu dekat denganmu, dan akhirnya aku memberanikan diri memintamu agar kita menjadi partner di praktikum biologi. Aku sangat senang kau menerimanya, akhirnya aku benar-benar bisa dekat denganmu,” dengan sebuah senyuman lebar gadis itu mengatakan kalau ia juga menyukai Baekhyun.

“Jadi kau tahu aku menyukaimu?”

“Ekspresi dan sikap seseorang akan berbeda jika sedang berada di dekat orang yang ia sukai, ya, meskipun aku sendiri agak gugup sih ketika di dekatmu.”

Baekhyun tersenyum malu, “aku terlihat begitu bodoh ya?”

“Ya, kau bodoh. Aku sudah berharap yang indah-indah bagaimana si genius Byun Baekhyun akan mengungkapkan cinta pada seorang gadis dengan sebuah ide brillian yang super romantis,” oh, sepertinya Shin Yoonjo memang smile maker yang sedari tadi membuat Baekhyun salah tingkah.

“Maaf, aku tak sepandai yang kau pikirkan. Bahkan hal se-simple cinta pun aku tak pandai untuk mengungkapkannya,” sesal Baekhyun.

Gadis manis itu terlalu manis untuk marah, ya, sebenarnya agak kecewa, “Jauh dari perkiraan memang, it’s nevermind. Aku tetap menyukaimu.”

“Kau tetap mau menjadi pacarku?”

“Tentu saja.”

Baekhyun tersenyum lebar dan kemudian salah tingkah. Yoonjo menggeser kursinya agak mendekat ke Baekhyun. Si pemuda pintar yang tidak peka ini hanya bisa menunduk salah tingkah. Jantungnya berdebar cepat lagi. Ya! Baekhyun, apa yang kau lakukan?

“Saranghae, Byun Baekhyun.”

Dan. Sebuah ciuman singkat mendarat di pipi Baekhyun. Dan dengan bodohnya ia hanya terpaku sambil memegangi pipinya yang baru saja dicium Yoonjo. Sedangkan si gadis sudah menghambur di antara rak-rak buku, menutupi rasa malunya.

Tidak salah sepertinya jika sebuah penelitian menyatakan cinta itu syndrome kebodohan. Dan sekali lagi, dibuktikan seluruh sel pintar dalam tubuh si genius Byun Baekhyun akan melemah dan menurun level kepintarannya hanya karena satu kata sederhana seperti cinta.

***

When a person experience the thrill of love, the human brain that controls thoughts critically and rationally will disturbed.

-based on the research of Professor Robin Dunbar, an evolutionary psychologist at University of Oxford.

***

THE END

***

Sekali lagi ff ini adalah ff gagal. Mianhae pada semua reader kalo alurnya aneh. Mian. #bow

15 thoughts on “FOOL

  1. Wah… Fanfic nya lucu chingu ^^ bikin senyam senyum sndiri (?) kebetulan aku lgi suka ama baekhyun n yoonjo.. Stlh ngobrak-abrik google (?), eh ktmu fanfic ini.. Req dong chingu, baekhyun ama eunji a-pink🙂

  2. annyeong, handa imnida^^
    wahh keren ini fanficnya eonni. like it😀 Baekki kayak orang bego gitu, tapi bisa aja ngaku kalo dia suka sm itu yeoja😄
    ohya.. aku reader abru eonn. dan ini fanfic pertama yg pernah aku baca di blog ini. bangapseumnida^^~

  3. hyaa, kagak tau kalau ada juga yg pairingin baekhyun yoonjo. haha.
    tadinya mau nyari photo yoonjo-sica, eh jumpa poster ni ff ^.^
    FF nya bgs chingu. kok dibilang gagal ?😀
    keep writing ne!😀

  4. annyeonghaseyo.. gak nyangka nemu ff baekjo yang menggemaskan begini x) pehlis itu baekhyun nya babo amat wkkwk
    keep writing thor! bagus kok ff nya gak gagal. kalo perlu ff baekjo nya chaptered kkk. soalnya aku baekjo shipper. dan semoga setelah baca ff ini banyak baekjo shipper haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s